Add To Facebook - Plugin Wordpress Untuk Menampilkan Link Facebook Bookmarklet di Setiap Post Anda


Written on 23 Maret 2009 – 20:01 | by dinrip

Sering melihat icon seperti ini kan sebelumnya?

Share on Facebook

Share on Facebook

Icon ini namanya facebook bookmarklet. Widget untuk mempost halaman menarik yang anda temukan di facebook. Ilustrasinya begini : Anda sedang login di facebook, sementara di tab lain, anda sedang blogwalking dan menemukan satu tulisan menarik. di bawah tulisan tersebut, anda menemukan link seperti diatas tadi. Klik link tersebut. Atau klik kanan open in new tab. Anda akan di bawa ke halaman post this item? yang memiliki form komentar. Disana anda bisa menuliskan komentar anda mengenai halaman menarik yang anda temukan, lalu tekan post. Sekarang, refresh halaman profile anda di facebook. Voila! Sebuah link menuju halaman menarik yang anda temukan tadi, lengkap dengan cuplikan tulisan, snapshot, dan komentar yang anda berikan tadi muncul di bagian WALL anda, dan muncul juga di news feed teman - teman anda

get what i mean now? ;)

Oke, sekarang anda tahu manfaatnya. Sekarang, bagaimana cara menampilkan widget facebook bookmarklet ini di setiap konten blog saya?

Setelah googling sana - sini, kami menemukan plugin untuk melakukan hal ini : Add To Facebook Plugin

How To-nya :

  1. Download Add To Facebook Plugin disini
  2. Ekstak file hasil anda download tadi
  3. Upload direktori addtofacebook ke direktori /wp-content/plugins/
  4. Masuk ke dashboard, activate!

Yep, link Share on Facebook sudah muncul di setiap halaman post anda sekarang. Tapi, baru berupa link saja. Anda bisa menyertakan icon facebook juga, dan melakukan pengaturan di SETTINGS > Add To Facebook

  • link type - nya bisa dibuat link saja, icon saja, atau link + icon
  • lalu metoda “penampakan link”nya juga bisa diatur. Otomatis tampil di setiap akhir post, atau anda “echo” secara manual dengan menambahkan tag < ?php if(function_exists(addtofacebook)) : addtofacebook(); endif; ?> di theme anda.

Mudah kan? ;)

Sekarang, mengapa menggunakan plugin ini? Bukan kah sudah ada plugin Add This yang bahkan menampilkan link ke banyak social bookmarking?

Yep, plugin add this memang bagus, dapat meng add konten situs kita ke banyak situs social bookmarking seperti digg, delicious, dll. Tapi pertanyaannya adalah, apakah ada tempat untuk konten berbahasa di situs social bookmarking US? apakah membookmark konten berbahasa indonesia anda ke banyak situs social bookmark luar negeri tesebut akan bermanfaat untuk anda? memberikan banyak traffic?

Lebih baik membookmark konten lokal di situs social bookmark lokal dengan audience lokal, seperti lintas berita. Facebook? Ayolah, teman - teman anda pengguna bahasa kan? ;)

Overall, itu pandangan kami sih. Kalau anda memiliki pandangan lain, silahkan diutarakan melalui form komentar.

Enjoy!

Layanan Google Lagi-lagi Bermasalah


Written on 16 Maret 2009 – 15:57 | by dinrip

SAN FRANCISCO - Google mengeluarkan pernyataan, kalau salah satu layanannya yang bernama, Docs, beberapa waktu lalu terdapat bug di beberapa dokumen milik penggunanya.

Menurut layanan internet terbesar itu, masalah yang terjadi pada akhir pekan lalu tidak terlalu berdampak signifikan. Sebab, menurut mereka hanya, 0,5 persen di dokumen digital yang ada di Google, yang mempunyai celah tersebut.

“Kami terus melakukan investigasi atas kejadian ini. Namun yang jelas, dokumen yang berlubang itu sifatnya kecil. Dan celah itu sendiri telah kami patch,” kata Jennifer Mazzon, Docs Product Manager dalam pesan elektroniknya, yang dikutip AFP, Selasa (10/3/2009).

“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Kedepannya, Google akan melakukan perhatian yang sangat serius,” sambungnya.

Yang jelas, masalah yang terjadi ini bukan sekali saja menimpa Google. Sebelumnya, layanan email Google, Gmail, juga pernah mengalami crash. Akibat kejadian itu, pengguna Gmail dari segala penjuru dunia, tidak bisa mengakses layanan pesan elektronik itu.

Google Docs sendiri adalah salah satu layanan yang dimiliki oleh Google, yang mana membuat file microsoft office secara online ataupun, dan pengguna pun bisa mengunggahnya secara offline, tanpa harus membeli lisensi dari Microsoft. (srn)

Menghubungkan Facebook dengan Blog/Website - Simplaris Blogcast


Written on 16 Maret 2009 – 15:38 | by dinrip
Ingin artikel blog/website ada di halaman facebook ? Apalagi jika Anda pemilik blog atau web tersebut , dan ingin mempublish artikel agar lebih banyak diketahui teman atau kenalan di Facebook. Caranya mudah dengan menggunakan aplikasi yang bernama “Simplaris Blogcast” di Facebook feed atau artikel terbaru yang ada akan muncul juga pada halaman Facebook sekaligus menjadi nilai tambah untuk mempromosikan blog/website kita

1.Search dengan keyword > simplaris blogcast
simplaris facebook

2.Dihalaman tentang Simplaris klik tombol > ke aplikasi
simplaris facebook

3.Silakan masukan alamat feed blog/website
simplaris facebook
Misalnya untuk blogger:
 http://ptcbayar.blogspot.com/feeds/posts…
(ganti ptcbayar dengan alamat blog Anda)

Sedangkan untuk yang memakai feedburner
 http://feeds.feedburner.com/ptcbayar
(ganti ptcbayar dengan alamat yang didaftarkan pada feedburner)

4.Setelah menekan tombol “Lets Blogcast!” akan muncul tampilan tanpa ada isi feed atau artikel, silakan klik link “update”
simplaris facebook

5.Dan akan muncul seperti ini
simplaris facebook

Sedangkan untuk konfigurasi lainnya bisa kita lihat di bagian setting
simplaris facebook

Silakan pilih sesuai keinginan Anda

Untuk menambahkan Simplaris ke halaman Facebook silakan klik kedua tombol “tambahkan ke info” dan “tambahkan ke profil” (pada halaman setting)
simplaris facebook

Dan terakhir adalah tampilan dari halaman facebook kita yang sudah diisi dengan artikel terbaru dari blog/website lewat aplikasi “Simplaris Blogcast”
simplaris facebook

Selamat mencoba :)

Sejarah Friendster


Written on 16 Maret 2009 – 14:15 | by dinrip

Friendster
Kita tentu tak asing lagi dengan kata Friendster. Nama tersebut telah lama melekat di benak pengguna internet, khususnya mereka yang gemar mencari teman dan membangun jaringan pertemanan di dunia maya. Demikian populernya, hingga mendorong berbagai content provider untuk menghadirkan situs layanan serupa. Jadi, jangan heran kalau saat ini Friendster sudah punya banyak “teman.”
“Jangan ngaku anak gaul kalau nggak punya account di Friendster.” Begitulah kira-kira komentar para remaja yang telah menjadi anggota Friendster.

Mungkin masih banyak komentar lain -dengan gaya bahasa yang lain lagi- yang intinya sama; ada yang kurang kalau belum jadi anggota Friendster. Sebagian dari Anda mungkin tidak setuju, namun mesti diakui kalau Friendster adalah fenomena baru bagi pengguna internet, yang dapat membentuk komunitas tanpa batas setelah e-mail, mailing list, dan instant messenger.

Sebagai salah satu situs pertemanan, Friendster paling banyak diminati di Indonesia. Sementara di Amerika Serikat, kawula mudanya lebih gemar menjalin pertemanan di MySpace. Mari kita telaah layanan-layanan tersebut satu-persatu. Kita mulai dari yang paling akrab dengan kita, Frienster.

Sistem kerja Friendster hampir mirip Multi Level Marketing (MLM). Kalau kita punya teman di Friendster, secara otomatis kita akan masuk dalam jaringan teman kita tersebut. Terus seperti itu, hingga terbentuk satu komunitas besar yang terus berkembang. Yang unik dari Friendster ini, selain diskripsi diri lewat identitas dan foto, layanan ini juga menyertakan testimonial yang diharapkan dapat menggambarkan si empunya account dengan lebih obyektif.

Ngomong-ngomong, siapa sih orang di balik kesuksesan Friendster? Friendster yang dikelola perusahaan Friendster Inc. didirikan pada tahun 2002 berkantor pusat di Silicon Valley, California, Amerika Serikat. Pendirinya adalah Jonathan Abrams, yang sekaligus kreator dari Friendster. Jonathan sebelumnya adalah pendiri dan CEO HotLinks. Ia pun pernah menjabat sebagai senior enginering pada perusahaan internet terkenal Netscape dan Nortel. Abrams sendiri adalah lulusan Computer Science dari McMaster University.

Ketika perkembangan Friendster memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, pengelolanya mendapat suntikan dana US$ 13 juta dari berbagai investor. Lalu pada Juni 2004 Friendster merekrut seorang profesional bisnis. Dia adalah Scott Sassa, mantan President stasiun televisi NBC Entertainment.

Hingga 2006, pengguna Friendster diperkirakan mencapai 20 juta orang dari berbagai belahan dunia. Namun menurut survei comScore Media Metrix, tahun ini trafik pengunjung Frienster cenderung menurun. Kalau bulan Oktober 2005 Friendster dikunjungi 1,7 juta pengguna internet (unique visitor), maka pada bulan April 2006 pengunjungnya tercatat hanya 1 juta orang.

Layanan Serupa
Maklumlah, kini Friendster tak sendirian lagi sebagai pembentuk komunitas internet. Friendster sudah punya banyak saingan, salah satunya Orkut (www.orkut.com) yang dikelola oleh perusahaan yang mengelola Google. Teman Friendster yang lain, yang sering disebut-sebut, bahkan dipublikasikan pengguna Friendster adalah MySpace (www.myspace.com). Bentuk MySpace hampir serupa dengan Friendster, hanya saja MySpace memberikan beberapa tambahan fitur, seperti Blog, Free Email, Forum, Music, dan Game. Dari tampilan foto dan banner di situs ini, tampaknya MySpace ditujukan untuk konsumsi orang-orang dewasa.

Situs serupa yang juga dilengkapi banyak fitur juga disajikan Multiply (www.multiply.com). Uniknya, pengguna Multiply bisa meng-invite secara langsung teman-temannya di Friendster dan Orkut.

Ada lagi MeetUp (www.meetup.com). Bedanya dengan Friendster, situs ini membagi penggunanya berdasarkan tempat tinggal dan minat masing-masing. Begitu masuk situs ini, kita langsung ditanya negara dan kota mana yang kita inginkan. Ketika penulis mengunjungi MeetUp, member dari Jakarta sudah mencapai lebih dari 5000 orang.

Pembagian kategori berdasarkan minat seperti MeetUp juga menjadi andalan Tribe.Net (www.tribe.net), temen Friendster yang lain. Bahkan di halaman depan sudah ada pembagian member berdasarkan kategori minat dan jumlahnya.

Bila Friendster membuka komunitas online dengan teman tanpa batasan, beberapa situs lain membuka komunitas online berdasarkan kriteria khusus. Linkedin (www.linkedin.com) misalnya, ingin membantu penggunanya membuka komunitas online bagi profesional.

Artinya komunitas ini sangat berguna bagi kelancaran pekerjaan atau bisnis masing-masing member. Lalu ada juga TheFaceBook (www.thefacebook.com) yang membentuk komunitas online melalui jaringan kampus. Jadi kita bisa mencari keberadaan temen-temen sekampus dulu dan kini melalui jaringan TheFaceBook.

Terakhir ada juga jaringan komunitas online yang ditujukan bagi pencari kerja, yaitu Monster (www.monster.com). Ternyata banyak member Indonesia yang bergabung di situs yang dikelola Microsoft ini.

Di Indonesia
Layanan Friendster versi Indonesia pun belakangan banyak muncul. Yang pertama adalah Temanster (www.temanster.com). Boleh dibilang situs ini adalah foto copy Friendster yang berbahasa Indonesia. Sama persis.

Lalu yang kedua adalah Sohib (www.sohib.com). Ini juga sangat mirip dengan Friendster, hanya desainnya lebih berwarna dengan pilihan warna-warna pastel. Terakhir adalah Fupei (www.fupei.com) yang desainnya sederhana, tapi banyak fitur tambahan seperti Jurnal (Blog), Forum, dan Games.

Dari ketiga situs friendster Indonesia itu, Sohib memiliki paling banyak member (9.000-an). Sedang Fupei memiliki 3.500 member dan Temanster 3.000 member.
(Eko Ramaditya Adikara - Detikinet)

Friendster Kini Dukung Aplikasi Facebook


Written on 16 Maret 2009 – 14:13 | by dinrip

logo, facebook friendster, logo

Para pengembang aplikasi Facebook sekarang juga bisa menanamkan aplikasi mereka di Friendster, situs jejaring sosial terpopuler di Indonesia. Ini berarti Friendster kini selain mendukung OpenSocial yang dikembangkan oleh Google sebagai standar pemrograman widget untuk situs jejaring sosial, Friendster juga kompatibel dengan Facebook platform.

David Jones selaku wakil presiden pemasaran global Friendster mengatakan bahwa “untuk para pengembang yang telah menginvestasikan sumber daya dalam mengembangkan dan meluncurkan aplikasi Facebook, Friendster telah mempermudah proses migrasinya ke Friendster… Untuk perusahaan Web 2.0 yang telah mengembangkan aplikasi berdasarkan platform Facebook dan OpenSocial, mereka kini memiliki fleksibilitas untuk memilih antara dua platform tersebut saat meluncurkan aplikasi mereka di Friendster.”

Situs jejaringan sosial milik AOL Bebo juga mengumumkan bahwa mereka akan segera mendukung platform Facebook akhir tahun ini. Bagian pemasaran Friendster, Jeff Roberto mengatakan kepada CNET News bahwa Friendster telah menanda tangani perjanjian kerjasama dengan Facebook yang telah merilis sebagian besar komponennya dengan lisensi open source.

Jumlah aplikasi yang menggunakan platform Facebook bertumbuh pesat, sudah memiliki lebih dari 24.000 aplikasi dalam satu tahun peluncurannya dengan lebih dari 400.000 pengembang. Ada sekitar 140 aplikasi baru yang muncul setiap harinya dan hampir semua pengguna Facebook sedikitnya satu aplikasi.

Sejarah Singkat Friendster

Jauh sebelum Facebook tenar seperti sekarang ini, Friendster adalah situs jejaring sosial pertama yang sangat besar dan menguasai pasar Amerika. Tetapi masalah teknis yang melanda Friendster di tahun 2004 mengakibatkan mereka kehilangan banyak pengguna yang beralih ke MySpace (sekarang menjadi milik News Corp) dan setelah itu Facebook datang dan beberapa bulan lalu menjadi situs jejaring sosial terbesar dunia.

Sejak saat itu Friendster perlahan mulai kembali bangkit dan diselamatkan oleh para pengguna Friendster di wilayah Asia. Diperkirakan sekitar 78 persen dari 80 juta pengguna Friendster berasal dari negara-negara di Asia seperti Filipina, Indonesia, Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Facebook masih belum begitu terkenal di Indonesia, walaupun sedikit demi sedikit Facebook semakin menggerus pangsa pasar Friendster.
Grafik Facebook vs Friendster di Indonesia

Baik pengembang maupun pengguna Friendster tentunya senang dengan perkembangan terakhir ini. Pengembang senang karena jumlah pengguna potensial aplikasi mereka semakin bertambah, sedangkan para pengguna Friendster juga senang karena semakin banyaknya aplikasi yang tersedia untuk Friendster.

Tentang Facebook


Written on 16 Maret 2009 – 11:28 | by dinrip

Tentang Facebook

Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.

Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.

Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.

Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook.

Facebook juga pernah ditawar oleh yahoo senilai $ 1 miliar dan kemudian oleh seorang anggota dewan Facebook, menunjukkan bahwa Facebook internal valuation adalah sekitar $ 8 miliar berdasarkan proyeksi pendapatan sebesar $ 1 miliar pada tahun 2015.

Peringkat Facebook saat saya tulis artikel ini menempati urutan ke 6 situs yang paling banyak di akses di indonesia dan urutan ke 5 untuk seluruh dunia.

Photobucket
*Kantor Facebook

Berikut data mengenai facebook:

Founded : Cambridge, Massachusetts(February 4, 2004)

Headquarters : Palo Alto, CaliforniaDublin, Ireland (international headquarters for Europe, Africa, Middle East)

Key people : Mark Zuckerberg (Founder and CEO), Dustin Moskovitz (Co-founder), Sheryl Sandberg (COO), Matt Cohler (VP of Product Management), ChrisHughes (Co-founder)

Revenue : 300 million USD (2008 est.)

Net income : 47.4 million USD (2007 est.)

Employees : 700 (November 2008)

Website : facebook.com

Type of site : Social network service

Advertising : Banner ads, Referral marketing

Registration : Required

Available in : Bulgarian, Catalan, Chinese (simplified), Chinese (Hong Kong), Chinese (Taiwan), Croatian, Czech, Danish, Dutch, English (American),English (British), English (Pirate), Filipino, Finnish, French, German, Greek, Hungarian, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Korean, Malay, Norwegian, (bokmål), Polish, Portuguese (Brazilian), Portuguese (European), Romanian, Russian, Serbian, Slovene, Spanish (Castilian), Swedish, Thai, Turkish,Vietnamese, Welsh

Launched : February 2004

Hari gini belum punya facebook? daftar sekarang :)

Halo dunia!


Written on 6 Maret 2009 – 20:32 | by dinrip

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!